Kemendikbud: Kuliah Masih Tetap Jarak Jauh, Kecuali Praktikum dan Tugas Akhir

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengatakan masih akan melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk kuliah di perguruan tinggi. Hal ini dilakukan demi menjaga keselamatan dan kesehatan mahasiswa di masa pandemi COVID-19.

"Jadi untuk perkuliahan semester depan ini kan kita sepakat untuk tetap daring dulu. Sekali lagi demi keselamatan dan kesehatan adik-adik mahasiswa semua dan kita semua," kata Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud, Nizam dalam telekonferensi LTMPT pada Jumat (14/8/2020).

Meskipun kampus masih PJJ, namun Nizam menegaskan ada pengecualian tertentu. Menurutnya, pengecualian itu dikhususkan bagi mahasiswa yang sedang melakukan tugas akhir.

Tapi kalau itu terkait dengan kelulusan ya misal tugas akhir, skripsi, disertasi, ya tentu tidak bisa kami halangi. Jangan sampai nanti tugas adek-adek tertunda," ujar Nizam.

Lebih lanjut, Nizam juga mengatakan kegiatan praktikum juga mendapat pengecualian untuk dilakukan secara luring. Kegiatan tersebut juga, menurutnya, akan diadakan dengan penerapan protkol Kesehatan yang ketat.

"Termasuk juga praktikum akan diselenggarakan, tidak bisa digantikan dengan daring. Ini kita agendakan atau kita jadwalkan agak lebih akhir di semester depan ini. Kita selenggarakan dengan protokol yang sangat ketat supaya jangan sampai perguruan tinggi jadi klaster baru," tutur Nizam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

29 Ribu Peserta Tak Lolos SBMPTN 2020 Unair Masih Berpeluang di Jalur Mandiri

Dirut Telkom Raih Penghargaan Bintang Jasa

Anggota DPRD Tulungagung Jadi Tersangka dalam Insiden Banting Botol